Saturday, April 13, 2013

Daur Ulang Kantong Plastik (Earth 911)

Bayangkan, jika kita masih panjang umur dan menyaksikan kondisi bumi yang sudah makin memburuk, dimana sampah-sampah terutama sampah plastik yang menggunung, serta udara, tanah dan air yang semakin tercemar. Akankah nyaman hidup kita? Sadarkah kita bahwa bumi yang kita pijak saat ini bukanlah hanya milik kita saat ini saja, tetapi milik anak cucu kita juga di masa yang akan datang. Akankah kita mewariskan kondisi bumi yang sudah rusak? 

Di negara yang cenderung materialistik ini, produksi dan penggunaan barang-barang baik itu yang berasal murni dari alam maupun sintetik menjadi meningkat. Contohnya saja, penggunaan kantong plastik. Tiap kita belanja, seringnya menggunakan kantong plastik baru dan kadang itupun di-double. Kalo misal tiap orang belanja pake satu kantong plastik, dan yang belanja sehari ada 100 orang; kebayang kan dalam sebulan dan setahun ada berapa kantong plastik yang terpakai dan berapa lama plastik itu bisa terurai?

Ada baiknya kita bersikap lebih ramah terhadap bumi yang telah "menyajikan" segala kebutuhan kita. Caranya, bisa dengan REUSE, REDUCE, dan RECYCLE. Nah, salah satu cara RECYCLE yang bisa kita temui secara mudah yaitu dengan membawa dan memasukkan kantong plastik yang tak terpakai ke kotak pengumpul untuk di daur ulang. Tidak perlu susah-susah cari di mana tempatnya, soalnya bisa jadi terdapat di tempat yang sering kita lewati tanpa kita sadari. Contohnya, kotak pengumpul ini bisa ditemui di pintu masuk grocery store, seperti Dominick's dan Jewel-Osco.


Kotak pengumpul dekat pintu masuk grocery store

Kotak pengumpul ini disediakan oleh suatu NGO pecinta lingkungan Earth 911. Di kotak pengumpul ini kita bisa memasukkan tak hanya kantong plastik bekas, tapi juga koran, dan kantong laundry bekas. Untuk mencari lokasi terdekat kotak pengumpul tersebut dan mencari jenis sampah lain yang dapat di daur ulang  klik di sini.

Mari kita berpartisipasi dalam pendaur-ulangan sampah plastik demi kelangsungan hidup bumi yang lebih baik di masa kini dan yang akan datang.

0 comments:

Post a Comment