Gedung Kedutaan Republik Indonesia di Washington DC

2020 Massachusetts Ave. N.W. Washington, D.C. 20036, USA

Patung Liberty

Dari Perancis untuk Amerika.

Farm Life

Pertanian masih menjadi sektor industri utama di Amerika Serikat.

Times Square, New York

The Crossroads of the World

Negara Bagian (The States)

Amerika Serikat terdiri dari 50 negara bagian.

Saturday, November 23, 2013

Tips Mengurangi Risiko Sengatan Listrik Statis Saat Musim Dingin

 
Tinggal di negara empat musim membuat kita akan sering terpapar oleh sengatan listrik statis saat musim dingin, yang mendatangkan ketidaknyaman pada aktivitas sehari-hari, seperti saat menyisir rambut, keluar dari mobil, mengisi bahan bakar kendaraan, berpakaian, laundry, dll.

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?
Pada umumnya, saat musim dingin, udara menjadi kering, yang berarti juga penuh dengan partikel listrik bermuatan negatif. Partikel listrik ini akan terus menempel pada tubuh kita dalam jangka waktu yang lama dan dapat berakumulasi sampai pada akhirnya partikel ini lepas dari tubuh saat kita menyentuh sesuatu yang bersifat konduktif (bahan metal, air, dan orang lain), sehingga elektron berlebih dari tubuh kita teralirkan ke sana dan membuat kita merasa tersengat, terdengar suara berdecik atau kadang terlihat percikan api.

Elektron ini juga menempel pada barang-barang di sekitar kita, sehingga apabila secara sadar atau tidak terjadi gosokan dengan beberapa barang tertentu maka akan menambah akumulasi elektron pada tubuh kita.

Pada dasarnya, pertukaran partikel listrik terjadi pada kegiatan sehari-hari kita, namun kita jarang merasakannya karena masih berada di bawah ambang batas syok listrik statis, rata-rata sekitar 2000-4000 volt. Itulah mengapa sensitivitas terhadap listrik statis tiap orang bisa berbeda, ambang batas syoknya berbeda. 

Mengurangi risiko listrik statis pada tubuh kita
  1. Gunakan moisturizer setelah mandi.
  2. Gunakan anti-static lotion pada kulit kita bila cenderung kering.
  3. Gunakan lip balm untuk melembabkan bibir.
  4. Hindari cara berjalan yang menyeret kaki terutama pada karpet.
Mengurangi risiko listrik statis saat menyisir rambut
  1. Gunakan hair conditioner setelah keramas.
  2. Semprotkan antistatic spray pada sisir.
  3. Gunakan gel rambut.
  4. Hindari produk rambut yang mengandung alkohol dan sodium lauryl sulfates.
  5. Gunakan sisir atau sikat yang berbahan dasar kayu.
Mengurangi risiko listrik statis di ruangan dalam rumah
  1. Gunakan air humidifier, dengan menaikkan kelembaban sekitar 40-50% r.h.
  2. Hindari karpet berbahan sintetis seperti nylon.
  3. Listrik statis cenderung tidak terjadi pada lantai berbahan semen dan hardwood.
  4. Sentuh bahan non-konduktor sebelum menyentuh barang berbahan metal. Misalnya, sentuh pintu yang berbahan kayu sebelum menyentuh daun pintu yang berbahan metal.
Mengurangi risiko listrik statis saat berpakaian
  1. Hindari bahan sintetis seperti polyester, nylon, dll, baik itu untuk jaket, baju, maupun sol sepatu. Gunakanlah bahan yang lebih alami seperti katun (cotton).
  2. Gunakan sepatu ESD (Electro Static Discharge), biasanya sepatu ini digunakan oleh para petugas di bidang industri elektronik, tapi tak perlu khawatir karena sepatu ESD untuk publik didesain lebih stylish. Pilihan lain bisa juga dengan menggunakan sepatu berbahan kulit.
Mengurangi risiko listrik statis pada pakaian saat mengerjakan laundry
  1. Tambahkan fabric softener pada mesin cuci saat mencuci dan atau tambahkan softener sheets pada mesin pengering saat mengeringkan pakaian. Namun perlu diperhatikan, pada bahan tertentu, penggunaan fabric softener tidak diperbolehkan.
  2. Tambahkan seperempat cangkir cuka putih pada bilasan terakhir saat mencuci pakaian. Namun cara ini memang tidak sedap di hidung apalagi bila sedang menggunakan pemutih pakaian.
  3. Pisahkan pakaian berbahan sintetik dari pakaian berbahan lainnya sebelum mengeringkan pakaian dengan mesin pengering, ada baiknya bila mengeringkan pakaian sintetik hanya dengan menjemurnya atau menggantungnya di tempat tertentu.
  4. Lembabkan dulu tangan sebelum mengambil pakaian dari mesin pengering.
  5. Ambil pakaian dari mesin pengering pada keadaan cukup kering, karena pakaian yang terlalu kering lebih mudah menimbulkan efek listrik statis.
Mengurangi risiko listrik statis saat masuk/ keluar dari mobil dan mengisi bensin
  1. Sentuhkan bahan metal berukuran kecil, misalnya koin atau kunci mobil kita pada pegangan pintu mobil yang terbuat dari metal sebelum masuk mobil. Bisa juga dengan menyentuhkan buku jari (knuckle) atau lengan pada mobil bagian luar, karena listrik statis kurang terasa pada bagian tersebut daripada menyentuhkan ujung jari kita.
  2. Menyentuh bagian metal pada bagian luar mobil baik itu pada pintu atau atap mobil sebelum menginjakkan kaki ke tanah, atau bisa juga mengetukkan buku jari (knuckle) atau siku ke pintu mobil bagian dalam.
  3. Menyemprotkan anti-static spray khusus pada jok mobil, atau meraciknya sendiri dari cairan pelembab pakaian yang dicampur dengan air tiap beberapa hari sekali.
  4. Memegangi pegangan mulut pipa bensin (nozzle) selama mengisikan bensin lebih baik dari pada mengaturnya secara otomatis untuk kemudian duduk kembali di jok mobil dan memegangi noozle lagi setelah selesai.
  5. Bila mendesak harus kembali ke mobil, maka sentuhlah bagian metal luar mobil sebelum memegangi nozzle lagi.
Tips mengurangi listrik statis dalam mobil
 
Akibat keluar masuk mobil saat mengisi bensin
 
 Mengurangi risiko listrik statis saat berbelanja (saat menyentuh rak berbahan metal)
  1. Menggunakan antistatic “friendship bracelet.”
  2. Menggunakan sepatu ESD atau sepatu ber-sol kulit.
  3. Menyentuhkan kunci/ koin pada rak sebelum menyentuh barang dengan tangan kita.
antistatic friendship bracelet
 
Apakah sengatan listrik statis membahayakan kesehatan kita?
Pada umumnya sengatan listrik statis tidak secara langsung membahayakan kesehatan atau diri kita, hal yang dikhawatirkan misalnya apabila saat kita menghindarkan tangan kita dari sengatan yang terjadi, kemudian secara tak sengaja kita menyentuh sesuatu yang dapat membahayakan, seperti menumpahkan air yang mendidih, dll.
 
 

Tuesday, October 29, 2013

Negara Bagian Mana yang Cocok Denganmu?

Dengan menggunakan data tes kepribadian lebih dari satu juta orang, para peneliti telah mengidentifikasi tiga wilayah kepribadian yang berbeda di USA. Pada gambar di bawah ini, setiap negara bagian diwarnai oleh kepribadian yang sesuai dengan daerah tersebut dan gradasi warna disesuaikan dengan seberapa kuat kecocokan kepribadiannya dengan profil itu.

Ingin tahu di mana kamu berada pada peta ini? Klik "Take the Test" dan jawab 10 pertanyaan untuk melihat mana negara yang paling cocok dengan kepribadian kamu.


Wednesday, September 25, 2013

Sedia Materai Tempel 6000 di Amerika Serikat dan Sekitarnya


Kami sedia materai tempel 6000 untuk penjualan di Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, dan sekitarnya.

Untuk pemesanan dan info lebih lanjut bisa kirim e-mail ke indegous@gmail.com atau mengisi halaman contact pada blog ini.

Terima kasih.

UPDATE (5/17/2015)
Sementara masih stok meterai lama versi tahun 2009-2014

Sunday, September 22, 2013

CityPASS: Cara Hemat Berwisata di Amerika

Pengen jalan-jalan ke tempat wisata terkenal di Amerika dengan harga yang lebih murah? Bisa! Ga tanggung-tanggung diskon tiketnya bisa sampai 50% hanya dengan menggunakan City PASS.

Apa itu CityPASS?
CityPASS adalah layanan wisata Amerika yang menawarkan booklet berisi kumpulan tiket masuk ke beberapa tempat wisata tertentu dan terkenal di kota-kota besar di Amerika dan Kanada, dimana harga totalnya lebih murah antara 30-50% dibanding membeli tiket masing-masing tempat wisata secara terpisah.

Apa keuntungan lain dari CityPASS?
1. Tidak perlu antrian panjang saat memasuki tempat wisata
2. Bisa dibeli dengan mudah, on-site di tiap tempat wisata. Untuk kunjungan ke tempat wisata lain hanya tinggal memperlihatkan booklet yang sudah dibeli di tempat wisata yang pertama.
3. Tiket mencakup keseluruhan wahana yang ada di hampir semua tempat wisata
4. Bisa digunakan kapan saja selama booklet masih berlaku (antara 9-14 hari) dan urutan tempat wisata bersifat fleksibel.

Di kota apa saja yang terdapat layanan CityPASS?
1. New York City
2. Boston
3. Toronto
4. Chicago
5. Southern California
6. Houston
7. Hollywood
8. Atlanta
9. Philadelphia
10. San Francisco
11. Seattle

Contoh booklet. Sumber: houstononthecheap.com


Sunday, September 1, 2013

Wona Sumantri: WNI Pendiri Perguruan Silat di Amerika

Jakarta - Merantau sejak usia 5 tahun ke Amerika Serikat tak membuat Wona Sumantri lupa akan akar budayanya di Indonesia. Lulusan master di bidang informasi teknologi dari Universitas Maryland ini mengajarkan pencak silat di Perguruan Al Azhar cabang Washington DC. Ciaat!

Pria kelahiran Jakarta 6 Juni 1976 ini merantau karena mengikuti orang tuanya yang bekerja di kedutaan Arab Saudi di Amerika Serikat sejak usia 5 tahun. Ayahnya yang asli Banten memperkenalkannya kepada ilmu bela diri tradisional Indonesia itu.
Sumber: detik.com
"Jadi setiap pagi saya lihat bapak latihan Cimande (aliran pencak silat) sebelum kerja. Itu yang buat saya tertarik," kata Wona ketika ditemui usai Konferensi Diaspora Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (19/8/2013).

Wona menyukai gerakan pencak silat yang bervariasi. "Gerakannya, kalau kuda-kuda kita duduk atau berdiri kita tetap bisa counter attack," imbuhnya.

Selain itu Wona mengagumi silat justru karena banyak aliran dalam seni bela diri ini. Dia juga belajar sejarah kebudayaan silat juga Indonesia. 

"Saya belajar sejarah kebudayaan, selain bela diri ya. Nggak cuman pencak silat tapi kebudayan bangsa saya sendiri. Pencak silat kan banyak aliran, jadi itu yang buat tertarik karena bervariasi," imbuhnya ramah.

Di Washington DC, Wona menjadi guru silat sejak 5 tahun lalu, mengajar pencak silat di KBRI Washington DC, di Silat Martial Arts Academy yang terafiliasi dengan Perguruan Al Azhar bersama 3 guru WNI lainnya, juga menjadi dosen pencak silat paruh waktu di American University, Washington DC. 
Sumber: FB U.S. Embassy - Jakarta, Indonesia
"Setiap semester, 30 mahasiswa. Selain gerakan, mereka juga ingin belajar. Saya mengajarkan pencak silat, saya juga mengajarkan kebudayaan Indonesia," tutur pria yang mengidolakan guru silatnya sendiri, Rifai Syahib, pendekar silat Cimande dari Bintaro.

Dalam Silat Martial Arts Academy, Wona juga berencana menambahkan bidang tari dan batik selain bela diri dalam sanggarnya itu. "Sekarang lagi dalam proses, lama dan mahal untuk mendapatkan izin dari pemerintah (Washington DC)," tuturnya.

Bagaimana respons warga AS sendiri mengenai pencak silat? "General overall baik. Contoh, murid saya dapat beasiswa dari Kementerian Parekraf. Dia ke Indonesia dapat biaya belajar kebudayaan di Indonesia. Karena silat dia tertarik. Jadi pencak silat sebagai alat untk promosikan tourism ke Indonesia," jelas Wona.

Meski mengakui silat sebagai passionnya, sehari-hari Wona juga berprofesi sebagai konsultan informasi teknologi di perusahaan konsultan swasta. Menjalani sekolah dari semua jenjang di AS, Wona mendalami IT dari sarjana hingga master di Universitas Maryland.

"Pencak silat itu passion. Tapi untuk uang untuk bisa hidup di luar negeri harus IT karena untuk pencak silat aja nggak akan cukup," tutur Wona dengan jujur. Maklum, Wona harus menyewa tempat latihan pencak silat US$ 6 ribu tiap bulan.

Kini Wona yang masih lajang hidup sendiri di Washington DC, sementara kedua orang tuanya sudah pensiun dan kembali ke Indonesia. Wona mengaku sering kangen dengan kedua orang tuanya. 

Pria yang sudah bolak-balik ke Indonesia sejak usia 17 tahun untuk berguru silat di Perguruan Al Azhar ini suatu saat akan kembali ke Indonesia. Namun dia ingin menuntaskan misinya mengembangkan silat dan kebudayaan Indonesia melalui sanggar yang didirikannya Silat Martial Arts Academy.

Apa yang akan dilakukan bila mudik ke Indonesia? "Spending more time sama orang tua karena mereka sudah tua dan travelling ke seluruh Indonesia. Saya baru ke Jawa, Sumatera. Saya mau banget ke Kalimantan, Sulawesi, Lombok," demikian Wona mengungkapkan keinginannya.

Penulis: Septiana Ledysia

Sunday, July 7, 2013

Macam-macam penamaan jalan di Amerika (Street Suffixes in the U.S.)

Di Indonesia, yang namanya jalan ya rata-rata "jalan." Namun di Amerika yang namanya jalan bisa bermacam-macam, ada street, road, avenue, boulevard, drive, lane, court, terrace, dll. Meskipun pada kenyataannya, sehari-hari kadang orang juga hanya menyebut street. Selain itu, tidak perlu khawatir apabila kita salah menuliskan "penamaan jalan/ sufiks-nya jalan" di alamat yang kita tuju, karena petugas pos biasanya lebih memperhatikan nama jalannya daripada sufiksnya. 

Peraturan tentang penamaan jalan itu bisa berbeda antara negara bagian yang satu dengan lainnya. Lalu apa saja arti dari macam-macam penamaan/ sufiks jalan tersebut? Pada umumnya perbedaannya adalah sebagai berikut:

Street (St) :
Nama jalan besar dua arah yang sering digunakan di perkotaan, memiliki trotoar yang lebar dan biasanya dikelilingi oleh perumahan atau gedung-gedung. Di New York, Minneapolis, dan Seattle istilah street digunakan untuk jalan yang melintasi arah timur-barat.
Street










Road (Rd) :
Hampir sama dengan street, namun biasanya mempunyai fungsi sebagai penghubung dua kota.
Road









Avenue (Ave) :
Jalan lurus yang terdiri dari 2 arah berlawanan tanpa taman kecil di antara dua arah berlawanan tersebut, di masing-masing tepi jalan biasanya terdapat pepohonan, tanpa tempat untuk parkir. Di New York, avenue digunakan untuk nama jalan yang melintasi arah utara-selatan.
Avenue








Boulevard (Bl) :
Jalan besar yang terdiri dari 2 arah berlawanan dan masing-masing arah memiliki beberapa jalur, rata-rata 2 jalur; diantara 2 arah tersebut terdapat taman kecil dengan pepohonan. Di pinggir jalan tersebut biasanya diperbolehkan untuk parkir. Truk berkapasitas 5 ton lebih biasanya tidak diperbolehkan lewat.
Boulevard










Drive (Dr) :
Jalan besar dua arah berlawanan, dengan masing-masing 2 jalur atau lebih, dan mempunyai ciri khas yaitu mengikuti kontur bukit, danau, atau kondisi alam lainnya. Misalnya, Lake Shore Drive di Chicago yang mengikuti garis tepi danau Michigan, dan Skyline Drive di San Francisco.
Lake Shore Drive Chicago












Lane (Ln) :
Biasanya digunakan untuk jalan kecil atau yang lebih sempit di daerah countryside.
Lane









Court (Ct):
Jalan yang lebih pendek dan lebih kecil di antara jalan utama di perkotaan.







Terrace (Ter):
Jalan yang di sekitarnya terdapat perumahan yang berjajar sepanjang jalan tanpa lahan pemisah di antara perumahan tersebut.

Kebiasaan positif dan negatif warga di Amerika

Warga di setiap negara mempunyai kebiasaan positif dan negatif, termasuk di Amerika, negara yang multikultur. Kebiasaan tersebut ada yang patut dicontoh, ada yang tidak.

Berikut hal-hal positif yang pernah saya temui di Amerika:

1. Hampir selalu tepat waktu dalam setiap hal, termasuk jadwal kedatangan alat transportasi, kalaupun ada keterlambatan, biasanya tidak lebih dari 3-5 menit.

2. Saat di transportasi umum, hampir selalu melihat orang-orang membaca buku baik itu paper book maupun e-book. Daya baca masyarakatnya tinggi.

3. Sering terdengar kata sapaan ramah, "How are you?" "Have a good day," dan sejenisnya, meskipun dari orang yang ga dikenal, terutama kasir toko ato pelayanan publik.

4. Apabila ada yang bersin, hampir selalu ada orang disekitarnya yang mengucapkan, "Bless you."

5. Lebih senang berjalan kaki, meskipun relatif jauh.


Namun, ada juga hal-hal yang menurut saya kurang patut dicontoh, misalnya:

1. Sering terdengar musik yang disetel keras-keras di mobil, apalagi saat berhenti di lampu merah. Kadang ada musik rap, bollywood, arab dll, tapi belum pernah dengar dangdutan. Hehe.

2. Ga jarang mendengar orang "teriak-teriak" di jalan, baik itu manggil seseorang, mengumpat, ataupun sedang menelepon.

3. Sering melihat bekas permen karet berupa bulatan2 kecil yang sudah menghitam di trotoar


4. Kalo ada masalah lalu lintas antar pengguna kendaraan, mereka ga segan-segan membunyikan klakson lama-lama, bisa sampai 10-30 detik, baik itu terus menerus maupun putus-putus.

Hal-hal lain yang sering terlihat yaitu:
1. Orang-orang sering menggunakan semacam trolley-cart/ kereta dorong untuk berbelanja bila antara tempat belanja dan tempat tinggalnya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

2. Para balita lebih sering diajak jalan-jalan dengan menggunakan stroller/ kereta dorong bayi daripada dipangku.

3. Sering terlihat orang berjalan-jalan bersama anjingnya. Di beberapa kota dan negara bagian di Amerika, mewajibkan pemilik anjing untuk memungut/ membersihkan kotoran anjingnya, seperti di New York City dan Iowa City, serta negara bagian Virginia dan New Jersey.

4. Pada hari-hari biasa, mall dan bioskop di Amerika tampak sepi pengunjung.